Skip to main content

Mengubah Warna Hyperlink di Blogger


Desain terbaik dengan huruf yang sempurna dan warna link membuat blog kita lebih professional. Ketika kita ingin menggunakan template yang ada pada blog kita, kita perlu menyesuaikan dengan kebutuhan kita seperti mengubah font teks, ukuran font, warna hyperlink, dll. Itu sebabnya untuk membuat segalanya muda bagi para blogger saat ini saya membawa tutorial tentang cara mengubah warna hyperlink di blogger.


Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengganti warna link dengan warna-warna yang  Anda ingin :

  1. Login ke akun Blogger Anda.
  2. Masuk ke Temlplate - Edit HTML
  3. Sekarang tekan Ctrl  + F dan ketik <b:skin> untuk memudah dalam pencarian
  4. Klik tanda panah hitam untuk expand code
  5. Sekarang Anda akan melihat CSS style dari template anda, disini anda harus mencari Link Style. Tiap template blogger mempunyai komen sendiri dalam mediskripsikan CSS style nya. Pada Template penulis terlihat komenya dengan nama "Global Links CSS" seperti gambar di bawah ini :



  6. Sekarang edit pada style {color:#32A4D6;} ganti dengan warna yang akan Anda gunakan untuk hyperlink.
  7. Anda juga dapat menghilangkan garis bawah timeline dengan mengedit {text-decoration:underline} ganti dengan bold pada underline.  
  1. Preview dan menyimpan template
  1. Done.

Comments

  1. Mungkin bisa juga ditambahkan efek link pelangi ketika disorot kursor menggunakan kode ini:

    <style>
    a:hover {
    -webkit-animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    -moz-animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    }
    @-webkit-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    @-moz-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    @-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    </style>

    ReplyDelete
    Replies
    1. Good idea, tapi menurut ane nih penerapannya mungkin lebih yg spesifik dan juga dlm hal ini yg simple itu lebih baik sih. yaa..intinya konsisten aja dalam warna. :)

      Delete

Post a Comment